Christmas-The Special Time..will it be still special this year?

 

Tiba-tiba mellow nih dengerin lagu – nya Album Christmas, kebetulan lagi denger Another Years Has Gone by and These are the Special Time Album-nya  Celine Dion. Dari tahun ke tahun  gak pernah bosen denger Album ini, and tiap dengerinnya selalu terbawa moment-moment kebersamaan Natal kita bersama.. Ada rasa haru and terenyuh dalam hati..

Akankan Natal tahun ini akan banyak tawa seperti Natal-natal yang lalu? Dear My Sistesr and brother, saling berdamailah..Aku sedih kalian saling berselisih paham.. Mari saling mengampuni, supaya Damai Natal selalu ada bersama kita..Supaya kita bisa buat Mama selalu tersenyum and bahagia and bangga melihat kebersamaan kita.. seperti biasanya kita, riuh canda tawa, kompak.. Abaikan segala perselisihan, ingat-ingat saja hal-hal indah Yang Tuhan beri buat keluarga kita.

One big and gentle will heal any kinda feelings, sumhow.. #huggingyouall ..

*Kapan kita #piknik lagi kayak duluuuuu…?  We! Iya Semuaa.. no-one left!!” huhuhuhuhu..

Missed those old moments! -__-

Miss u all.. Merry Christmas!

#Mellow karena Natal ini bakal ke luar kota 😦  hikss hikss

#SekedarKerinduan

The special times are the times I share
Are the times we share, are the times I share… with you
Special times I share with you

 

Mama.. Please come back..

Dua minggu lalu waktu kita ke Subang, Mama masih baik-baik aja, tidak ada yang aneh dan janggal. Bahkan Mama sempat berubah pikiran untuk ikut kami mudik ke Pangandaran, padahal sebelumnya mama dari awal udah gak mau ikut consider jauhnya perjalanan ke sana. Ya memang saranku lebih  baik gak usah ikut, walaupun sebetulnya aku pengen menikmati liburan sama Mama juga. Uhmm semacam dilema sebetulnya.

11237572_1045319265487499_8661104826370726077_nWaktu itu beberapa hari sebelumnyaq Mama memang terlihat galau mendengar kabar yang kurang baik dari Subang. Ya tentang kemelut rumah tangga Evy yang sudah  bertahun2 belakangan ini semakin kacau dan akhirnya berakhir dengan perceraian. Sumhow itu trigger dari beban pikiran Mama. Manusiawi sih, siapa yang tidak sedih or kepikiran kalau rumah tangga anaknya hancur. Apalagi dilatar belakangi dengan hal-hal yang bener-bener tidak enak di dengar. Kasian Mama..

Sejak itu Mama sepertinya gak bisa tidur pulas, beberapa kali mengutarakan niat pingin terbang ke Subang demi menghibur anak perempuannya di sana. Dia cuma ingin memastikan anaknya cerai dengan mendapatkan hak-haknya yang pantas, Karena sang mantan suami sepertinya mau mengambil alih rumah yang selama ini ditinggali Evy dan ke tiga anak-anaknya. Jangankan Mama, aku saja sampai kepikiran dan gemes.. @$!^&

Akhirnya setelah melobi papanya Raruna, kami pergi ke Subang. Aku gak tega liat mama yang galau and pengen banget ke sana. Semuanya masih biasa saja. Kami pergi bersama Elly, William dan Mue juga, dan Kel. Lydia dengan mobil terpisah.

Entah kapan pastinya, yang pasti hari itu, Minggu sepulang Ibadah di GPDI, aku kok sedikit melihat keganjilan, Mama seperti keliatan banyak diam, gak seperti biasanya, Entahlah, aku pikir cuma perasaanku aja karena mungkin mama capek. Seperti di postingan sebelumnya, Mama mulai salah-salah menyebut nama anaknya and cucunya.. Itupun kuanggap biasa karena anaknya memang banyak dan dari dulu sekali dua kali memang suka salah sebut, wajar lah. Tapi dulu selalu spontan dia ralat..

11774384_10154041474007977_113128711_nKemarin itu sepertinya Mama tidak sadar kalau dia salah sebut, Betty jadi Elly, Aruna dia panggil Iat, Bahkan ngomong didepanku pun dia menunjuk Elly dengan sebutan Betty, padahal aku ya didepannya 😦 Sudah di ingetin tapi sepertinya Mama tidak sadar. Uhmm ada apa ini pikirku..

Puncaknya waktu di perjalanan pulang Subang-Bekasi, mama sama sekali gak bersuara. Biasanya mama suka becanda sama Aruna, semakin Aruna bete semakin Mama suka sengaja, .. missed that moment.. Biasa suka ikut nyanyi bersenandung denger lagu pujian di mobil, biasa suka semangat kalau kita mampir di pinggir jalan beli oleh-oleh. Tapi kali itu dia cuek bebek seperti tidak menghiraukan, Waktu itupun aku masih mensugesti diri sendiri Mama mungjin cuma cape and banyak pikiran.

Tapi semakin ke sini kok makin sering mama salah sebut apa aja. Apa yang ada dipikirannya gak sama dengan apa yang keluar dari mulutnya. Sampai Papanya Raruna juga mulai noticed. Kadang agak ngelantur.. Tapi tetep aku berpikiran positif. Toh memang tidak selalu begitu, dan aktifitasnya pun berjalan seperti biasa kecuali soal misspelling tadi.

Semua baru terasa nyata pada waktu kita liburan ke Pangandaran. Yeah Something has happened with her. Akhirnya aku berasumsi Mama pasti kena serangan lagi di syarafnya, setelah tahun lalu Mama terkena stroke ringan itu. Aku jadi sedih, ..aku kangen Mama yang cerewet, aku kangen ‘cekcok’ sama Mama tentang apapun. Aku kangen liat Aruna ‘berantem’ sama Opungnya setiap kali opungnya godain dia waktu dia lagi bete 😦

Selama di Pangandaran inilah mama semakin sering keseleo lidah kalau ngomong, mulai sering salah sebut nama.11774447_10154041474637977_761217313_n Jalannyapun semakin melambat. Aku berusaha terus untuk bikin mama tersenyum dan mencoba memancing perbincangan. She enjoyed the holiday though. I took her picture as many as i could in any chances. Well intinya, Mama memang sudah tidak seperti 2 mInggu lalu 😦

Mama oh Mama,, please come back ma…

Hopefully, Perawatan ini bisa mengembalikan semua ingatan-ingatan mama dan semua sistem syarafnya kembali normal lagi.. Carry her in my prayers. Dear Lord God, Please Heal Mama.. Amen !__!

Get Well Soon Dearest Mother..

luv u too much..

Mama Kok Linglung yaa..?

Dari kemarin di Subang Mama kok kayak yang linglung ya? Entah apa yang berkecamuk di dalam pikirannya? uhmm sebetulnya gampang saja menebaknya, sudah pasti salah satunya memikirkan permasalahan ‘dapur’ anak nya yang sudah porak poranda.

Iya linglung karena dari semalem beberapa kali beliau salah sebut nama anaknya :O Sudah berkali-kali di ingatkan tetap aja seperti nggak ngeh kalau dia sudah salah sebut. Dia bilang : “kau di panggil sama si Betty” padahal yang di hadapi ya Betty. Dan yang dia maksud Betty itu Elly… huhuhu..apakah Mama sudah mulai sepikun itu ya ? 😦

Hari ini sepanjang perjalanan dari Subang ke Bekasipun rasanya lebih banyak diam, seingatku ga ada satu katapun keluar dari mulutnya..ya ada sih tp cuma sekecap dua kecap..Bahkan waktu mampir di tempat oleh-oleh juga ga banyak bicara padahal biasanya semangat pilih-pilih oleh-oleh.

Oya tadi waktu mampir ke rumah Ellypun begitu, masih seperti orang linglung. Uhmm mungkin capek tapi biasanya gak seperti itu deh. Dan tadi beliau ada sebut-sebut nama Sari, padahal Sari gak ada di situ. Maksudnya mama itu Elly.. “Aruna dipanggil sama Sari..” Padahl maksudnya Elly yang manggil..

Gak lama dia manggil Aruna yang lagi mondar mandir lari2 di depannya  :”Iat…iat..!”

Mungkin memang capek..capek jasmani and capek pikiran juga..

Oh Mom..Jangan pikun terlalu cepat ya ma… Semangat terus ya Ma..Kayak Firman Tuhan tadi pagi hati orang yang semangat akan bisa menghadapi dan mengalahkan masalahnya. Kurang lebih begitu,.

Serahkan semua sama Tuhan, Mom..kalau anak2mu belum semua bisa membuat hatimu bahagia, ampunilah dan tetap sebut nama2 anakmu di dalam setiap doamu.. T__T

Now I’m starring at her tired face, menatap kulit wajah keriputnya, rambut lepeknyq yang sebagian udah memutih.

Tears in my eyes,, How I love you Mom. .

We Luv u mom..

Sehat ya Opung..

Siang tadi abis jemput Raha, papanya telpon-telpon beberapa kali (missed call). Ada apa ya ? tumben-tumbenan missed call sebanyak itu, pasti ada sesuatu yang penting.

Ternyata katanya Opung di bawa ke Rumah Sakit.. Deg! haduh kenapa ya Opung? tadi pas pergi anter Aruna biasa aja gak apa-apa. 😦 Katanya dibawa Sari ke RS. Budi Lestari karena tiba-tiba Opung gak bisa ngomong. Kejadiannya waktu siang-siang jam 11-an, Oma Fin datang mampir ke rumah mau ketemu Opung, tapi mau ngomong gak bisa, kayak cadel. Oma Fin telp George trus disampaikan ke Sari dan di bawa ke RS.

Opung terkena gejala Stroke ringan! haduhh.. Tapi Puji Tuhan cuma sebentar, Opung bisa ngomong normal lagi. Tapi tetep waspada karena itu mungkin semacam warning buat Opung supaya jaga kesehatan dan jaga makanan, harus disiplin dan bisa mengendalikan diri dari makanan-makanan yang berkolesterol tinggi.

Opung memang agak sedikit ‘bandel’ kalau soal makanan. Setiap kali diingetin untuk gak makan makanan berbahaya kadang suka ngeyel, maunya ya makan itu karena lagi pengen.. hadeuh Opungg…

Terakhir kita makan di Nasi Uduk Ijo di Galaxy.. dari sekian banyak pilihan makanan beliau milih Bebek Goreng, ouch! Spontan aku ingetin untuk gak usah makan itu, makan yang lain..etapi belio malah bete and manyun.. yahh.. sudahlah! dari pada suasana jadi gak enak..

Itu sih terlahir yang aku ingat, selebihnya kayaknya di rumah ga ada makan makanan yang dangerous. Tapi belakangan memang Opung keliatan capek, jalannya tertatih-tatih dan ngeluk tegang lehernya dan pusing. Pasti Kolesterol & Darh Tingginya kambuh.. Sensi terus juga bawaannya, aku jadi serba salah. DAn capek juga karena sering pergi-pergi terus menghadiri kegiatan-kegiatan gereja. Itupun sudah kuingatkan supaya gak usah terlalu sering pergi-pergi, tapi lagi-lagi ga mempan.. 😦

Cepet sembuh ya Opung, we luv you! Tuhan pasti beri kesembuhan dan kekuatan buat Opung. 🙂

Dear Mom.. mari kita saling mengerti ya..

Dear Mama tercinta..

Kadang di waku-waktu tertentu aku betul-betul tidak bisa mengantar jemput mama, sehingga akhirnya aku harus menyarankan untuk naik ojek kalau memang sangat memungkinkan. Mama tau kan, aku gak selalu mengandalkan pegawai-pegawai itu, sebisa mungkin kalau aku bisa, aku sendiri yang akan antar/jemput mama sekalipun aku kadang harus berpacu dengan waktu mengejar waktu sekolah anak-anak.

Mom, percayalah… yang terbaik yang aku bisa lakukan, pasti aku lakukan buat mama… Dalam kondisi tertentu, mari kita saling mengerti aja ya mom, kalau misalnya sekali waktu aku harus menyarankan untuk ‘sementara’ naik ojek, bukan berarti aku sengaja ingin mama naik ojek, pasti ada alasan yang mendesakku mom.. 😦  Karena kadang dengan naik ojek justru kadang lebih mempermudah dan mempercepat mama sampai ke rumah ketimbang mama harus nunggu berdiri dipinggir jalan.. ya kan, mom? Cobalah untuk melihat segala sesuatu dari sisi baiknya, supaya gak ada salah paham terus di rumah. Gak usah di bawa bete dan ngambek..

Biar sama-sama enak, hati damai terus, sukacita gak ada kejanggalan di hati. Sedih rasanya setiap kali liat mama pulang dengan muka cemberut hanya karena sekali-sekali gak bisa jemput mama 😦

Mari saling mengerti ya, Mom.. luv u..

-betz-

T_T